Tampilkan postingan dengan label Dukungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dukungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2019

Jokowi-Ma'ruf Tebar Pesona ke Masyarakat Tangerang, Di Atas Kereta Kencana

Kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf di Kota Tangerang. | AKURAT.CO/Hendrik Situmorang

Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, melakukan pawai karnaval bersama ribuan pendukungnya di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

Dengan menumpang kereta kencana Jokowi-Ma'ruf menyapa pendukungnya. Jokowi menebar senyum dari atas kereta kencana dengan sesekali melambaikan tangan. Tampak di beberapa titik, dia menyapa beberapa warga yang kegirangan melihat calon presiden pilihannya di depan mata. 

"Saya jauh-jauh pak dari Bekasi, naik KRL pagi, cuma mau lihat pak Jokowi dari dekat. Syukurlah, bisa sekalian memberi salam," ujar salah seorang pendukung perempuan Siti.

"Jokowi.. Jokowi.. Jokowi.. Jadi presiden," tambah riuh ribuan masyarakat yang menggema memenuhi jalan.

Iriana Jokowi, istri Jokowi dan istri Maaruf Amin juga terlihat mendampingi. Begitu juga sejumlah tim pemenangan, seperti Erik Tohir, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, dan artis papan atas berada dalam satu panggung utama. 

Berbagai atraksi budaya mengiringi rombongan Jokowi dan Maaruf Amin. Seperti pawai busana bertema garuda, lalu tarian daerah seperti dari Papua, Suku Dayak Kalimantan, tarian khas Betawi, dan ditutup dengan tarian Reok Ponorogo.



Sumber: AKURAT.CO

Kampanyekan Jokowi-Ma'ruf, Ribuan Massa KPP Gelar Jalan Sehat Tolak Khilafah

Ketua Umum DPP Komite Pedagang Pasar, Abdul Rosyid Arsyad bersama para pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Gelanggang Remaja Balai Rakyat, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (17/3 /2019).
 | AKURAT.CO/Gerdiansyah

Ribuan massa Komite Pedagang Pasar (KPP) menggelar aksi jalan sehat untuk mendukung pemenangan Calon Presiden Joko Widodo dan Cawapres KH. Ma'ruf Amin di wilayah Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (7/4/2019).

"Selain berolahraga jalan sehat kami juga mensosialisasikan Jokowi-Maruf Amin dan menolak keberadaan Khilafah," ujar Ketua KPP Abdul Rosyid Arsyad kepada wartawan.

Abdul Rosyid mengatakan, dalam jalan sehat tersebut pihaknya mengajak sekitar seribu emak-emak yang ada di wilayah Cakung untuk berpartisipasi mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Barisan emak-emak Cakung siap untuk memenangkan Jokowi-Amin," katanya.

Abdul Rosyid juga menegaskan bahwa seluruh pedagang pasar yang ada di wilayah Indonesia, siap memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin jadi presiden dan wakil presiden 2019-2024 untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

"Kami yakin keduanya mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik," tegasnya.

Dirinya juga menuturkan jelang pencoblosan 17 april 2019 mendatang pihaknya akan menyiapkan ribuan relawan untuk menjaga TPS dan mengamankan suara Jokowi-Maruf Amin.

"Ribuan relawan nanti akan kami siapkan untuk berjaga di TPS dan menjaga suara Jokowi-Maruf Amin" ungkapnya.



Sumber: AKURAT.CO

Selasa, 26 Februari 2019

Kaum Milenial Muslim: Banyak Dusta Menyerang 01, Kami Harus Bertindak

Ratusan pemuda di Jawa Barat yang tergabung dalam Milenial Muslim Bersatu, mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Senin (25/2/2019). | AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

Milenial Muslim Bersatu (MMB) yang merupakan perkumpulan ratusan pemuda di Jawa Barat, mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Senin (25/2/2019). 

Koordinator MMB Jawa Barat, Ganjar Darussalam mengungkapkan, keterlibatan warga milenial itu dilandasi semakin tidak sehatnya persaingan demokrasi sekarang ini. Dia menilai, iklim politik saat ini sangat memprihatinkan dengan banyaknya fitnah dan berita bohong atau hoaks, sehingga menarik kaum milenial untuk turun tangan.

Terlebih, diutarakan Ganjar, serangan fitnah dan hoaks itu banyak yang ditujukan ke pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. 

“Kompetisi memanas, banyak dusta menyerang 01. Kami harus bertindak untuk kondisi lebih baik lagi,” ujarnya. 

Ganjar mencontohkan, baru-baru saja terjadi dengan viralnya video berisi kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Karawang. 

“Bagaimana bisa ada yang mengatakan kalau Pak Jokowi menang, tidak ada lagi adzan, tidak ada lagi yang pakai kerudung, sesama jenis bakal menikah. Itu kan fitnah," jelasnya.

Oleh karena itu, untuk melawan tindakan tidak terpuji tersebut, pihaknya akan turun tangan dalam mengampanyekan Jokowi-Ma’ruf Amin. Para pemuda akan langsung mendatangi kantung-kantung pemilih dalam rangka mengedukasi masyarakat agar tidak termakan fitnah dan hoaks. 

"Kita akan door to door. Dari mahasiswa, karang taruna, aktivis pergerakan kampus, aktivis sosial, kita gerak untuk menyamakan persepsi," tegasnya.

Selain itu, pihaknya menyasar pesantren dan masjid guna memberi pencerahan kepada para pemilih muslim di tempat tersebut. 

“Kita rencananya nanti ada pengajian-pengajian, yang mungkin masih banyak kumpulan bermanfaat. Kita pendekatan ke pengajian, pesantren, masjid, warung kopi," ungkap Ganjar.

Dengan cara ini, Ganjar optimistis mampu menarik simpati 50 persen lebih pemilih milenial di Tatar Pasundan agar mau memilih Jokowi-Ma’ruf Amin. 

“Milenial ini punya suara siginifikan, sekitar 40 persen, dan masih banyak yang belum menentukan pilihan atau swing voter, itu yang kita sasar,” tandas dia.



Sumber: AKURAT.CO

Kamis, 14 Februari 2019

Ini Maksud CEO Bukalapak Soal 'Cuitannya', Tidak Untuk Mendukung Capres Tertentu

Achmad Zaky. (foto: twitter/achmadzaky) | Harianpijar.com

Achmad Zaky, CEO BukaLapak akhirnya memberikan klarifikasi terkait cuitannya di sosial media Twitter soal kritikannya terhadap pemerintahan saat ini. Pada prinsipnya, dia sangat memperhatikan kemajuan industri teknologi di Indonesia.

Achmad Zaky menaruh harapan yang begitu besar terhadap pemerintah agar investasi dalam bidang Riset Dan SDM tingkat tinggi bisa menjadi salah satu pendorong kemajuan Indonesia.

“Saya, Achmad Zaky selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri BukaLapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial. Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya melalui pernyataan tertulisnya, pada Jumat (15/2/2019).

Achmad Zaky dengan tegas menyatakan bahwa cuitan tersebut tidak bermaksud untuk mendukung salah satu calon presiden tertentu. Melainkan ajakan untuk bersama membangun Indonesia melalui penelitian dan pengembangan ilmiah.

Dia juga menghargai Dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada BukaLapak selama ini yang dianggap mampu membangkitkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta banyak menyerap tenaga kerja di Indonesia.

"Achmad Zaky dan BukaLapak amat sangat berterima kasih atas kebijakan serta Dukungan pemerintah Indonesia yang diberikan selama ini kepada Bukalapak," jelasnya.

Dia bersama tim BukaLapak akan terus berkomitmen untuk membangun Indonesia melalui teknologi. Seperti diketahui, investasi di bidang Riset Dan SDM di Indonesia masih minim perhatian. Pada 2016, Riset Dan SDM Indonesia menempati posisi 43. Namun, data terbaru 2018, bidang tersebut telah naik peringkat ke-28.



Sumber: AKURAT.CO