Tampilkan postingan dengan label Amerika Serikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika Serikat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2019

Akan Terjadi Gerhana Matahari Total Dini Hari Nanti

Chili dan Argentina akan menjadi saksi fenomena gerhana matahari total yang terjadi pada hari Selasa (2/7/2019) pukul 16.38 waktu setempat | Aljazeera

Di benua Amerika pada hari Selasa (2/7/2019) atau di Indonesia Rabu (3/7/2019), akan terjadi gerhana matahari total pertama sejak tahun 2017. Tetapi, tidak semua negara bisa melihat fenomena ini. Gerhana matahari total  hanya bisa disaksikan di sebagian Amerika Selatan.

Aljazeera melansir, gerhana matahari terjadi saat bulan melintas di antara matahari dan bumi sehingga menghalangi matahari. Menurut NASA, gerhana matahari total terjadi di bumi setiap 1,5 tahun. Sementara itu, gerhana matahari sebagian terjadi setidaknya 2 kali dalam setahun.

Tidak seperti di tahun 2017, bayangan umbra bulan kali ini hanya bisa terlihat di Chili, Argentina, dan pulau Pasifik Selatan yang tak berpenghuni. Sementara itu, gerhana sebagian bisa disaksikan di negara Amerika Selatan lainnya, termasuk Bolivia, Peru, dan Ekuador.

Aljazeera
Gerhana total diperkirakan akan berlangsung hingga 4 menit, tergantung lokasinya. Menurut NASA, di La Serena, Chili, gerhana total ini akan dimulai sekitar pukul 16.38 (pukul 03.38 WIB pada 3 Juli 2019) dan berakhir pukul 16.40 (pukul 03.40 pada 3 Juli 2019).

Sementara itu, di Junin, Argentina, gerhana matahari total dimulai sekitar pukul 17.42 waktu setempat dan berakhir pukul 17.44.

Namun, Anda tak perlu jauh-jauh ke Chili atau Argentina untuk menyaksikannya. Pasalnya, beberapa situs internet, termasuk NASA, akan menayangkan "live-streaming" agar fenomena ini bisa ditonton seluruh dunia.

Menurut NASA, gerhana matahari total selanjutnya diperkirakan akan terjadi 14 Desember 2020 mendatang di sebagian Amerika Selatan.



Sumber: AKURAT.CO

Senin, 08 April 2019

5 Negara dengan Cadangan Emas Terbanyak, Indonesia Dimana?

Karyawan menunjukkan emas batangan untuk investasi yang kini per gramnya dijual dengan harga Rp559.000 per gram di sebuah toko emas di Malang, Jawa Timur, Kamis (28/122018)
| ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pd/17

Emas telah membuktikan statusnya sebagai barang bernilai tertinggi selama kurang lenih 5.000 tahun. Saat ini Investor saat ini terburu-buru untuk membeli logam mulia di tengah ketidakpastian pasar global. Selama dekade terakhir, bank sentral global telah berusaha menambah pasokan emas mereka.

World Gold Council (WGC) melaporkan bahwa tahun ini, volume emas yang dibeli oleh negara di seluruh dunia pada tahun 2018 mencapai peningkatan yang tinggi. WGC menyoroti bahwa tahun lalu bank sentral membeli 651,5 metrik ton logam mulia, menandai kenaikan 74 persen dari tahun ke tahun.

Berikut ini negara yang mencatat memiliki simpanan emas terbanyak menurut survey WGC :


AS dilaporkan memiliki cadangan emas terbesar di dunia dengan 8.407 ton. Emas menyumbang lebih dari 75 persen dari cadangan devisa nasional. The Fed AS dikabarkan  belum aktif membeli emas seperti halnya negara lain untuk mencegah devaluasi dolar.

2. Jerman

Deutsche Bundesbank saat ini memiliki 3.483 ton emas, dengan mewakili lebih dari 70 persen cadangan devisa Jerman. Regulator telah mencoba untuk memulangkan sekitar 674 ton emas yang disimpan oleh Banque de France dan Bank Federal Reserve AS. Pemulangan emas Jerman diharapkan akan selesai pada tahun 2020.

3. Italy

Dengan 2.534 ton emas, Italia mendarat di peringkat ketiga dalam pemilik emas terbanyak. Jumlah tersebut mewakili hampir 70 persen dari cadangan devisa negara. Menurut kebijakan yang diikuti oleh Bank of Italy, emas adalah investasi teraman di saat terjadi gejolak ekonomi dan perlindungan terhadap volatilitas dolar AS.

4. Prancis

Paris dilaporkan memiliki 2.518 ton logam mulia, yang menyumbang sekitar 60 persen dari seluruh cadangan devisa Perancis. Selain itu Politisi Prancis Marine Le Pen, pemimpin partai National Rally, telah berulang kali menyerukan pembekuan atas penjualan emas Prancis, serta untuk pemulangan semua emas batangan Perancis yang dipegang oleh negara-negara asing.

5. Rusia

Selama enam tahun terakhir, bank sentral Rusia telah gencar membeli emas secara terus menerus. Pada 2017, negara itu menyingkirkan  China dari daftar lima pemegang emas terbesar.

Tahun lalu, Rusia menjadi pembeli emas utama dunia dengan pembelian bersih mencapai 651,5 metrik ton. Pada bulan Februari, bank sentral Rusia meningkatkan cadangan devisa sebesar 31,1 ton emas, meningkatkan kepemilikan logam mulia menjadi 2.149 ton.

Tujuan utama Rusia membeli emas adalah untuk bertahan dari sanksi AS agar negara tersebut bertujuan menghilangkan ketergantuangan dari Dollar.

Lalu sebagai tambahan posisi Cadangan Indonesia saat ini masih berada di peringkat 38 dengan total 80.56 Ton dengan mewakili 2,5% dari total Cadangan Devisa.


Sumber: AKURAT.CO

Selasa, 29 Januari 2019

Apel Segar yang Kamu Makan Sudah Dipanen 10 Bulan Lalu, Kacau!

Apel segar | INSTAGRAM/setyanugros

Di Indonesia, apel sangat banyak variannya, karena buah ini memang sangat digemari semua kalangan. Apel juga merupakan buah yang sangat populer dan sangat banyak ditemukan di pasar tradisional, sampai ke supermarket moderen.

Tapi tahukah kamu bahwa apel impor yang terlihat sangat segar di supermarket sudah mengalami perjalanan yang sangat panjang? Bisa jadi sudah disimpan selama 10 bulan sebelum sampai ke tanganmu.

Kamu tentu tidak tahu bagaimana proses pengemasan apel sebelum akhirnya tiba di toko buah atau supermarket. Dilansir AkuratHealth dari Huffintong Post, buah apel segar telah melewati proses penyimpanan selama sekitar 5 bulan sebelum dijual ke pasaran.

Karena, buah ini memang sangat bisa bertahan selama berbulan-bulan jika melalui sebuah proses penyimpanan yang khusus dan aman. Maka, jika kamu berpikir bahwa apel segar yang kamu lihat di supermarket itu baru dipetik dari kebun petani, tentu itu adalah hal yang sangat salah.

"Di Amerika, apel dipanen setahun sekali. Maka jika kamu mengonsumsinya di musim gugur, maka apel tersebut sudah melalui tahap penyimpanan," ujar Alisha Albinder yang adalah seorang distributor buah segar di New York.

Albinder mengatakan bahwa metode penyimpanan yang sering mereka gunakan ada dua macam; pertama adalah pendinginan biasa, dan yang kedua menggunakan suhu ruangan yang lebih terkendali dan terkontrol.

Rata-rata buah apel dipanen pada bulan Agustus dan November, tergantung varietasnya. Dan rata-rata petani akan menjual buah apel mereka pada bulan Desember. Bahkan di California, apel bisa bertahan lebih dari 1 tahun. Meski, cara itu tidak akan banyak berguna, karena sudah akan memasuki masa panen berikutnya.

Meski dengan gambaran yang sedikit menakutkan di atas, kamu tidak perlu khawatir karena jika ditangani dan disimpan dengan benar, rasa dan nutrisinya tidak akan berubah. Meski jika dalam kondisi kondisi tertentu, rasa asamnya akan hilang. Tapi, itu tidak juga akan mengurangi nilai gizinya.

"Mungkin akan kehilangan sedikit rasa asam dalam penyimpanan. Tetapi itu bukan sesuatu yang harus dikhawatir kan," menurut James Mattheis, seorang Peneliti Departemen Pertanian Amerika Serikat.

Hal ini diperkuat oleh Rao Cao, seorang peneliti di Agrifood Kanada. Bahwa, sistem penyimpanan tidak akan mempengaruhi tingkat reaksi antioksidan apel. Maka, kamu tidak perlu khawatir.

Satu hal yang harus kamu tahu bahwa, gambaran di atas ini adalah proses penyimpanan dan pemasaran buah apel di Amerika Serikat. Lalu bagaimana dengan apel impor Amerika Serikat yang banyak beredar di Indonesia? Hitung sendiri masa penyimpanannya.



Sumber: AKURAT.CO

Jumat, 25 Januari 2019

Jam Kiamat Berhenti Selama Dua Menit, Kiamat Makin Dekat?

Jam kiamat adalah benda simbolis rancangan Buletin Ilmuwan Atom (BAS) tahun 1947
 | GETTY IMAGES

Jam kiamat adalah benda simbolis rancangan Buletin Ilmuwan Atom (BAS) tahun 1947 yang berfungsi sebagai pertanda kemungkinan bencana global karena ulah manusia. Sebuah keadaan abnormal baru tercipta di mana "Jam Kiamat" terhenti dua menit sebelum "kiamat" atau "tengah malam".

Mengacu pada jam tersebut, bencana global disebut dengan "tengah malam", sementara seberapa dekat manusia dengan bencana global ditandai dengan sebutan "menit". Jam Kiamat adalah metafora untuk ancaman terhadap kemanusiaan dari kemajuan ilmiah dan teknis yang tidak terkendali.

Bencana-bencana global yang dimaksud oleh BAS adalah risiko perang nuklir dan perubahan iklim, meskipun tidak menutup kemungkinan terhadap faktor lainnya.

Pada hari Kamis lalu, BAS mengumumkan pengaturan ulang Jam Kiamat yang waktunya tidak berubah sejak tahun lalu. Menurut BAS, manusia saat ini menormalisasi keadaan berbahaya yang ada di dunia. 

Ini adalah kali ketiga di mana Jam Kiamat menunjukkan waktu begitu dekat dengan kiamat-pertama kalinya adalah saat Uni Soviet menguji bom hidrogen pada tahun 1953 dan yang kedua adalah tahun 2018 di mana para pemimpin dunia memberi sinyal perang nuklir.

"Meskipun tidak berubah dari 2018, pengaturan ini harusnya tidak dipandang sebagai stabilitas, tetapi sebagai peringatan bagi para pemimpin dan warga di seluruh dunia," ungkap Presiden dan CEO BAS, Rachel Bronson, dilansir dari laman BBC, Jumat (25/1).

"Keadaan abnormal ini terlalu mudah berubah dan terlalu berbahaya untuk diterima," tambahnya.

Mantan gubernur California Jerry Brown, yang menjabat sebagai ketua eksekutif BAS, juga menambahkan bahwa saat ini kemanusiaan berada di ujung tanduk.

Para ilmuwan mengungkapkan bahwa ancaman dunia saat ini bertambah, tidak hanya perang nuklir, namun juga peningkatan emisi karbon dan perpecahan diplomatik di seluruh dunia. Keadaan juga semakin buruk dengan risiko perang informasi untuk melemahkan demokrasi. 



Sumber: AKURAT.CO

Senin, 10 September 2018

Guru Cantik Yang Selalu Keliling Dunia Saat Liburan Sekolah, Fatemh Reslan


Seorang guru sekolah dasar yang bernama Fatemh Reslan selalu berkaliling dunia saat musim liburan sekolah tiba, Ia menghabiskan waktu selama tiga bulan untuk liburan. Fatemh Reslan berasal dari Michigan, Amerika Serikat. Fatemh Reslan pernah berlibur ke Inggris, Perancis, Lebanon, Turki, Bahama, dan Meksiko.

Dia menganggap berlibur mampu membuka pikirannya tentang budaya negara lain. Dia juga bisa memberikan pemahaman pendidikan yang terbuka bagi siswanya.Padahal perempuan itu hanya punya 35 ribu poundsterling (Rp 670 juta).


Fatemh Reslan berusia 25 tahun, Ia kini masih menjadi mahasiswi doktor, Fatemh Reslan menyukai traveling sejak usia muda. Dia pun tak memiliki kendala ketika berprofesi sebagai guru yang bisa menggagalkan kesempatannya untuk keliline dunia.

"Sejak kecil, saya ingin menjadi guru. Guru saya saat saya masih SD menginspirasi saya," kata Reslan, dilansir AkuratTravel dari The Sun pada Senin, (10/9).

"Saat mengajar, saya juga bukan hanya memperbaiki hal akademik siswa, saya juga membangun kedekatan sosial dan emosional dengan mereka," ujarnya.



Saat liburan sekolah Reslan selalu menyiapkan segala sesuatunya untuk berlibur ke tempat yang dia sukai.

“Setiap akhir liburan, saya juga selalu berlibur ke tempat yang menarik,” ujarnya.

Kalau akhir pekan, dia juga selalu berlibur ke kota di AS seperti New York, California, Arizaona, Florida, Washington, dan Ohio.


Sumber  : Akurat.co

Editor      : Wahyudi

Dua Tahun Bungkam, Obama Akhirnya Buka Suara Soal Trump


Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama akhirnya buka suara untuk pertama kalinya setelah dua tahun lebih memilih bungkam, Barack Obama secara terang-terangan mengkritik keras Presiden Donald Trump di hadapan publik. Padahal sebelumnya Obama hanya menyindir Trump secara implisit, tidak secara terbuka seperti yang sekarang Obama lakukan.

Presiden Barack Obama dalam pernyataannya, mendesak massa Partai Demokrat untuk mencegah berlanjutnya "penyalahgunaan kekuasaan" oleh pemerintah Trump. Ia meminta partainya itu berjuang keras mengembalikan rasa kewarasan politik AS. Caranya dengan memberikan suara dalam pemilihan 6 November 2018 nanti, saat pemilu sela berlangsung.
Kritik ini disampaikan Obama dalam pidato di University of lllinois di Urbana-Champaign pada Sabtu 8 September 2018. Menurut Obama, saat ini rakyat AS hidup dalam periode yang berbahaya. Obama menuduh sepak terjang Partai Republik sedang mengancam demokrasi, memecah belah, dan merusak aliansi global.


"Dalam dua bulan ke depan kita memiliki kesempatan, tapi bukan kepastian. Ini kesempatan untuk mengembalikan kewarasan politik kita. Sebenarnya hanya ada satu kali koreksi terhadap kebijakan yang buruk dan penyalahgunaan kekuasaan, dan itu adalah Anda dan suara Anda," tegas Obama.

Obama mengkritik keras sikap tak peduli publik terhadap kesempatan untuk mengubah kondisi saat ini. Ia mendesak agar publik mengambil peran.

"Pada akhirnya, ancaman terhadap demokrasi kita tidak hanya datang dari Donald Trump atau kelompok Republik. Tapi sebenarnya ancaman terbesar bagi demokrasi kita adalah ketidakpedulian kita. Ancaman terbesar bagi demokrasi kita adalah sinisme," kata Obama.

Obama menegaskan Trump telah mengeksploitasi ketakutan budaya dan kemarahan ekonomi yang tumbuh dalam beberapa tahun terakhir di tengah masyarakat. Namun, Obama mengatakan bahwa Trump bukan penyebab, ia hanya sebua gejala dari sebuah fenomena dan pihak yang memanfaatkan kondisi ini.

"Masalah ini tidak bermula dengan Donald Trump. Dia adalah gejala, bukan penyebabnya. Dia hanya memanfaatkan kebencian yang telah mengaburkan politisi selama bertahun-tahun," kata Obama.

Selama ini Obama cenderung memilih diam menyikapi berbagai kontroversi yang mengiringi kepemimpinan Trump selam dua tahun lebih. Padahal sejumlah petinggi partai Demokrat mendesaknya untuk bersuara lantang mengkritik Trump. Dalam pidato acara pemakaman Senator dari Partai Republik John McCain pekan lalu, Obama mengkritik Trump, namun secara implisit tanpa menyebut nama.

Pidato di Universitas lllinois ini mengakhiri periode "diam" Obama terhadap Trump. IIIinois sendiri adalah negara tempat Obama memulai karier politiknya hingga berhasil menjadi presiden kulit hitam pertama AS. Dalam pidatonya ini, Obama secara gamblang menyebut nama Trump. Tidak hanya itu, Obama juga mengkritik keras Republik, partai pengusung Trump.

"Politik perpecahan dan kebencian serta paranoia telah menemukan rumahnya di Partai Republik," tegas obama, sebagaimana dilansir Reuters pada Minggu (9/9/2018).

Namun kritik Obama itu tidak mendapatkan apresiasi dari Republik. Dalam pemilu sela nanti, Partai Demokrat membutuhkan 23 kursi di Dewan Perwakilan dan 2 kursi di Senat untuk mendapatkan mayoritas di Kongres.

Jika Partai Demokrat bisa menguasai Kongres, maka kesempatan itu bukan hanya bisa digunakan untuk menghalangi kebijakan Trump. Tapi juga untuk mengagendakan proses penyelidikan pelanggaran administrasi terhadap Trump. Ini bahkan bisa menjadi "jalan" bagi Demokrat untuk melakukan impeachment terhadap Trump. Seperti di ketahui, Trump tersandung sejumlah masalah. Diantaranya tuduhan intervensi Rusia atas kemenangan pada Pilpres 2016. Hasil pemilu sela pada November 2018 nanti akan sangat menentukan masa depan pemerintahan Trump.[]


Sumber  : Akurat.co

Editor     : Wahyudi