Tampilkan postingan dengan label Penerbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Mei 2019

Bandara Soetta Sediakan 464 Penerbangan Tambahan Angkutan Lebaran 2019

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan, saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (28/5/2019) | AKURAT.CO/Hendrik Situmorang

464 penerbangan tambahan disiapkan PT Angkasa Pura II (Persero) untuk arus mudik Lebaran 2019 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Penerbangan tambahan tersebut merupakan permintaan pihak maskapai.

"Data yang kami peroleh untuk ekstra flight, jumlah maskapai yang meminta kepada kami untuk menambah penerbangan total diangka 464 penerbangan," ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan di Terminal 3, Selasa (28/5/2019).

Suriawan menambahkan, ada beberapa destinasi wisata dan tujuan mudik yang ramai disambangi oleh penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada Lebaran 2019.

"Untuk tujuan favorit itu Joglo Semar masih rute favorit, lalu ada Surabaya, Makasar, dan Kualanamu, serta Padang yang memang jadi rute-rute favorit pada saat lebaran," katanya.

Suriawan memperkirakan adanya lonjakan volume penerbangan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada arus mudik Lebaran 2019 sebanyak satu hingga satu setengah persen.

Sementara untuk puncak arus mudik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta pun diprediksi akan terjadi pada H-5 Lebaran di tanggal 31 Mei 2019.

"Kalau untuk pergerakan pesawat, kenaikannya itu kurang lebih satu sampai satu setengah persen," jelasnya.



Sumber: AKURAT.CO

Selasa, 16 April 2019

Pesawat Boeing Ditangguhkan, Maskapai Amerika Batalkan Ribuan Penerbangan

Sejumlah pesawat dari Maskapai Penerbangan Southwest yang menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 terlihat diparkir di Bandara Victorville di Victorville, California, AS, 26 Maret 2019 (waktu setempat). | REUTERS

Beberapa penerbangan yang menggunakan Boeing 737 max 8 ditangguhkan terhadap Maskapai secara global, menjadi permasalahan tersendiri bagi jadwal penerbangan untuk musim panas.

Hal tersebut menjadi masalah maskapai penerbangan di Amerika Serikat, dimana mayoritas maskapai menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8.

Juru bicara Asosiasi Pilot Southwest Airlines (SA), Mike Trevino, melalui laman Reuters (15/4/2019), menyebutkan bahwa pihaknya beserta American Airline (AA) saat ini telah mengkandangkan sekitar 34 pesawat Boeing 737 Max milik SA dan 24 milik AA hingga bulan Agustus mendatang.

Keputusan tersebut membatalkan sekitar 4.200 penerbangan SA setiap harinya hingga 5 Agustus mendatang.

Kemudian untuk maskapai AA telah membatalkan 115 jadwal penerbangan hingga 19 Agustus mendatang.

Perkiraan tersebut oleh maskapai penerbangan terlalu dini untuk memperkirakan dampak dari penangguhan penerbangan Boeing 737 Max pada kuartal pertama.

Banyaknya maskapai penerbangan melakukan perpanjang penangguhan penerbangan mengisyaratkan tidak ada penerbangan menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 dalam waktu dekat ini.

Untuk informasi, penangguhan tersebut sejalan pasca jatuhnya pesawat Ethiopian Air lines dan Lion Air yang menewaskan 346 orang.

Saat ini Boeing disebutkan sedang meningkatkan pengembangan perangkat lunak untuk keselamatan otomatis pesawat. 



Sumber: AKURAT.CO

Kamis, 21 Februari 2019

Ada Menu Masakan Padang di Penerbangan Garuda Indonesia, Mau Coba?

Masakan Rendang | Afrizal Abdul Rahman

Garuda Indonesia terus berupaya untuk mewujudkan komitmen dengan  memperkenalkan kuliner khas Nusantara lebih luas, Garuda Indonesia melakukan kerjasama dengan salah satu bisnis kuliner lokal yaitu Sari Mande.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan punya alasan khusus untuk memperkenalkan kuliner lokal Indonesia ini.

"Ini merupakan wujud Garuda Indonesia yang akan selalu menghadirkan opsi kreativitas untuk disajikan dan diberikan kepada pelanggan. Selain itu, kami juga ingin mengajak UMKM (Usaha mikro, kecil dan menengah) untuk tampil di depan," katanya kepada AkuratKuliner, di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Rabu, (20/2).

Ada 6 menu yang ditawarkan Garuda Indonesia di atas pesawatnya yaitu Rendang Daging, Dendeng Batokok, Dendeng Batu Sangkar, Ayam Bakar, Ayam Kalio dan Ayam Takicuah. Ke-6 menu ini akan disajikan dalam 7 penerbangan dan akan dimulai pada akhir februari ini.

"Ke-6 menu tersebut akan ada di penerbangan ke Lombok, Banjarmasin, Pontianak, Banda Aceh, Denpasar, dan Medan, dan akan berlangsung mulai 22 Februari 2019," jelasnya.

Tetapi kerja sama ini hanya berlangsung beberapa bulan saja, sebab nantinya Garuda Indonesia akan terus memperkenalkan kuliner khas Indonesia lainnya.

"Hanya beberapa bulan saja, nantinya akan terus kami lakukan dengan makanan lain," ungkapnya.



Sumber: AKURAT.CO