Tampilkan postingan dengan label BUMN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUMN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2019

Pemerintah Resmi Turunkan Tarif Tiket Pesawat di Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu

Konpers Rakor Tiket | AKURAT. CO/Atikah Umiyani

Dalam Rapat Koordinasi Pembahasan lanjutan tentang Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara, Pemerintah bersama dengan stakeholder terkait yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan manajemen Lion Air Group  menghasilkan empat hal.

Salah satunya yaitu pemerintah bersama stakholder terkait berkomitmen menyediakan penerbangan murah untuk maskapai LCC disetiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Hal tersebut sampaikan oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono.

Penerbangan murah tersebut akan berlaku pada jam keberangkatan antara pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat di Bandara.

"Kita akan berikan untuk alokasi seat tertentu. Sekian persennya akan dihitung lagi nanti," jelasnya saat konferensi pers usai Rakor yang digelar di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Kemudian ia menjelaskan diskon yang akan diberikan yaitu sebesar 50 persen dari tarif batas atas saat ini.

"Intinya adalah pemerintah bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat," lanjutnya.

Susi menambahkan, untuk rute penerbangan mana saja yang akan mengalami penurunan harga akan diumumkan pada hari Kamis (4/7/3019) mendatang.

"Besok sore juga kami akan ketemu lagi. Kami akan umumkan Insya Allah di hari Kamis. Karena dari komitmen kami berlima untuk diformulasikan ke dalam tiket perlu dibahas sama-sama," tukasnya.

Untuk informasi, Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Sektretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono.

Kemudian dari pihak BUMN hadir Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo bersama Direktur Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Garuda Indonesia yang diwakilkan oleh Pikri Ilham selaku Direktur Niaga dan Capt.

Bambang Adisurya selaku Direktur Operasi, dan Direktur Pemasaran Korporat Pertamina yang mewakili Direktur Utama PT Pertamina. Sedangkan dari Lion Air hadir Managing Director Capt. Daniel mewakili Direktur Utama Lion Air Group.



Sumber: AKURAT.CO

Kamis, 28 Maret 2019

OTT Di Jakarta, KPK: Ini Terkait Distribusi Pupuk Menggunakan Kapal

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. | Foto/IDN Times

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Opreasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Rabu (27/3/2019), terkait distribusi pupuk.

"Transaksi ini atau dugaan penyerahan uang tersebut itu diindikasikan terkait dengan distribusi pupuk yang menggunakan kapal," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3/2019) dini hari.

Namun, Febri belum bisa menjelaskan lebih lanjut apakah distribusi pupuk tersebut merupakan pupuk bersubsidi.

"Saya belum dapat informasinya tetapi yang pasti ada kebutuhan distribusi pupuk dari salah satu BUMN yang memproduksi dan mengelola pupuk menggunakan kapal pihak swasta. Diduga transaksi yang terkait dengan itu," tuturnya.

KPK total mengamankan tujuh orang,  terdiri atas unsur direksi BUMN, swasta, dan pengemudi.

"Tentu saja pihak-pihak yang diamankan ini adalah mereka yang terkait dengan distribusi produksi dan distribusi pupuk tersebut," jelas Febri.

KPK sangat menyayangkan jika dilihat dari objeknya tersebut terkait dengan distribusi pupuk.

"Jadi, jika ada transaksi di sana tentu saja kepentingan yang lebih besar untuk distribusi pupuk ini kemudian terganggu," kata dia.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.




Sumber: AKURAT.CO