Tampilkan postingan dengan label Pengamanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengamanan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2019

Kapolda Metro Jaya Perintahkan Jajarannya Pastikan Situasi Jakarta Aman dan Kondusif

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy saat memberikan arahannya kepada petugas Polda Metro Jaya | AKURAT.CO/Miftahul Munir

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono berharap situasi ibu kota tetap aman, lancar dan kondusif saat pengumuman KPU Presiden yang terpilih. Sebab katanya, selama proses penghitungan suara di tingkat kecamatan bisa berjalan kondusif.

Sampai saat ini penghitungan surat suara sudah selesai di tingkat Kecamatan. Masyarakat tinggal menunggu hasil rekapitulasi dan pengumuman komisi Pemilihan Umum tentang Presiden 2019 yang terpilih pada (22/5/2019).

"Rekan-rekan kami dari Intelijen, Binmas bergerak terus. Dan semuanya bergerak, untuk bagaimana kita meminimalisir potensi kerawanan yang ada agar tak berkembang menjadi suatu gangguan keamanan," ujarnya Rabu (8/5/2019).

Irjen Pol Gatot mengatakan, aparat Polri saling mendukung dari semua fungsi. Hal ini yang membuat situasi ibu kota aman dan kondusif. Oleh sebab itu, Gatot meminta kepada seluruh jajarannya untuk menyampaikan kepada masyarakat dan seluruh elemen bahwa situasi Jakarta saat ini aman dan damai.

"Perbedaan yang ada, pada saat kita melaksanakan kegiatan terkait Pemilu, mulai dari Kampanye, minggu tenang sampai pencoblosan, sampaikan kepada teman-teman kita, saudara, keluarga. Hilangkan sekat itu mari kita bersatu kembali. Jaga perdamaian dan keberagaman kita. Tolong sampaikan ini. Kalau perlu Polri jadi pendingin terlebih di bulan suci Ramadan ini," tegasnya.



Sumber: AKURAT.CO

Senin, 01 April 2019

Pengamanan Pemilu 2019, Pasukan Elit TNI AL Hingga Penembak Jitu Disiapkan

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono usai menggelar apel pasukan jelang pencoblosan | AKURAT.CO/Gerdiansyah

Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan berlangsung dua pekan lagi, satuan elit dari TNI AL yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska) ikut berperan dalam pengamanan pemilu 2019.

Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Panglima Koarmada I, menuturkan Komando Kopaska akan diterjunkan di beberapa titik rahasia. 

Bukan hanya itu, pengerahan penembak jauh atau sniper juga telah disiapkan. Yudho pun mengkonfirmasi jika Pasukan Katak akan dilibatkan, terlebih latihan rutin telah dijalani di Banten. 

"Itu sudah otomatis. Ini Kopaska kita kan kita sudah latihkan di Banten," ungkapnya selepas apel di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/4/2019).

Di hadapan awak media, Yudo menuturkan jika keterlibatan pasukan berjuluk 'Hantu Laut' itu turut mengamankan jalannya pemilu 2019.

Meskipun tidak merinci dimana pasukan bermasker hitam logo tengkorak itu ditempatkan, Yudho menegaskan anggotanya siap mengamankan sejumlah objek yang telah disepakati. 

"Selain anggota kita siapkan 12 KRI untuk pam pemilu. Karena perintah Pangilma TNI untuk melaksanakan pengamanan obyek vital nasional khususnya di wilayah barat. Kita siapkan enam prajurit dan Pasukan Katak dan Teluk Jakarta juga kita siapkan 6 KRI," tutur Yudho. 

Pengamanan pada wilayah konflik disebutkan Yudho akan sesuai prosedur yang berlaku. Komando tertinggi tetap dibawah Panglima TNI.

Namun untuk wilayah Jakarta semua prajurit TNI dibawah komando Pangdam Jayakarta. "Namun untuk KRI tetep di bawah pangkormada satu," jelasnya.



Sumber: AKURAT.CO