Tampilkan postingan dengan label Mus Mulyadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mus Mulyadi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2019

Mus Mulyadi Tetap Terima Tawaran Manggung, Meski dalam Keadaan Buta

Mus Mulyadi (kanan) | Instagram/endahlaras_

Dalam dunia musik tanah air, nama Mus Mulyadi dikenal sebagai maestro keroncong. Sejumlah karyanya yang melekat yakni Kota Solo, Dinda Bestari, Telomoyo dan Jembatan Merah.

Mus Mulyadi menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta pada Kamis (11/4/2019), setelah melawan penyakit diabetes. Mus Mulyadi meninggal dunia di usia 74 tahun, 

Di tengah perjuangannya melawan penyakit diabetes, kondisi kesehatannya pun menurun hingga menyebabkan kebutaan. Kendati demikian, kecintaannya terhadap musik tak membuat Mus Mulyadi berhenti berkarya walau dalam keadaan buta.

"Iya (buta) masih nerima, masih banyak job, masih nyanyi terus dan nyanyi di Bandung di Jogja itu honornya gak sedikit, kalau pelayanan gereja dia mau," ujar Helen Sparingga, istri Mus Mulyadi di rumah duka Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

"Pokoknya hidupnya udah baik banget dia hidup dalam kebenaran, suami aku udah merasa mungkin, karena dia ada gula dan buta itu. Tapi dia nggak marah nggak pernah ngeluh, selalu ikhlas, dia buta tapi hati dan matanya terang," tambah Helen mengenang sosok suaminya tersebut.

Rencananya Jenazah Mus Mulyadi akan dimakamkan di TPU Joglo, Jakarta pada Sabtu (13/4/2019).


Sumber: AKURAT.CO

Kamis, 11 April 2019

Inna Lillahi, Maestro Keroncong Mus Mulyadi Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Musisi Mus Mulyadi tutup usia pada Kamis, 11 April 2019 | INSTAGRAM/erick_mus

Buaya Keroncong Tanah Air, Mus Mulyadi baru saja meninggal dunia pada Kamis (11/4/2019) pagi. Ia menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 09.08 WIB.

Erick Haryadi yang merupakan anak dari Mus Mulyadi, mengatakan bahwa ayahnya mengaku sempat membaik usai menyantap sarapan. Namun tak berselang lama, Mus Mulyadi menghembuskan napas terakhirnya.

"Bilangnya sudah enakan padahal tadinya. Gulanya juga sudah turun, habis makan beliau bilang makanannya enak, hehehe. Sudah habis itu hilang, ke rumahnya, ke rumah Bapa di Surga," jelas Erick saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (11/4/2019).

Erick pun menangis, teringat mendiang sang ayah sambil mengatakan bahwa ayahnya adalah sosok legendaris yang penuh semangat.

"Orang yang penuh semangat sebenarnya, seorang legend, semua orang tahu," ungkapnya sambil menangis.

Rencananya Mus Mulyadi baru akan dimakamkan dua hari. Pihaknya masih menanti kedatangan anaknya yang tinggal di luar negeri.

"Rencananya dimakamkan di Joglo, tapi kapannya belum tahu, nanti saya update lagi. Karena ini sedang menunggu kakak saya, kakak saya di Australia, menunggu kakak saya pulang. Mungkin dua hari ya (di rumah duka)," jelasnya.



Sumber: AKURAT.CO