Tampilkan postingan dengan label Jakarta Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Selatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2019

Demi Daftarkan Anak Sekolah, Orangtua Siswa Rela Antre dari Dinihari

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru jalur zonasi | ANTARA FOTO

Senin, 24 Juni 2019, pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk SMP dan SMA di Jakarta resmi dibuka. Orangtua siswa yang akan mendaftarkan anaknya rela antre dari pukul 04.30 WIB demi sekolah anak di SMP 115, Jakarta Selatan.

"Saya sudah datang tadi jam 04.30 WIB pagi, karena katanya pendaftaran nomor antrean dari jam 04.00 pagi," ujar salah satu orangtua siswa, Dewi saat dijumpai di Jakarta.

Kemudian Dewi menambahkan bahwa sejak pukul 04.00 WIB, sudah sampai nomor urut 67 calon pendaftar.

Hal yang sama juga disampaikan oleh orangtua siswa yang bernama Rini yang multi datang ke SMP 115 sejak pukul 06.00 WIB.

"Kalau saya datang sejak pukul 06.30 WIB, itu aja saya dapat nomor antrean 240," ujar Rini.

Hal tersebut mereka lakukan demi mendapatkan salah satu sekolah negeri favorit untuk sekolah anak-anak mereka.

"Ya, mau gimana lagi demi sekolah anak biar bisa di negeri dan favorit," kata Rini.



Sumber: AKURAT.CO

Jumat, 22 Februari 2019

Jokowi: Jangan Dikompor-komporin, Saya Dengan Anies Tidak Ada Masalah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, 26 Februari 2018. | ANTARA/Wahyu Putro A

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terjalin dengan baik.

Bahkan Presiden Jokowi mengaku setiap hari berkomunikasi dengan gubernur-gubernur yang ada di Indonesia, tidak terkecuali dengan Gubernur Anies Baswedan. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada semua pihak untuk tidak membuat isu negatif terkait hubungannya dengan Anies Baswedan.

"Orang berpikir saya dengan pak Gubernur DKI ada masalah. Setiap hari saya ketemu pak Gubernur, saya biasa komunikasi dengan pak Gubernur, makanya jangan sampai dikompor - komporin," ujar Jokowi saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

"Untuk itu, silatuhrahmi antar personal mesti dijaga agar tidak ada konflik di tengah masyarakat. Modal besar kita, aset terbesar adalah kerukunan, persaudaraan, jaga ukhuwah wathoniyah, ukhuwah islamiyah kita," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi didampingi Gubernur Anies Baswedan membagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Jakarta Selatan.

Jokowi berpesan kepada warga agar tidak menggadai sertifikat tanah untuk membeli mobil. Dia juga berpesan agar sertifikat tanah yang diraih dijaga.

"Saya titip kalau sertifkat mau diakai untuk agunan tolong dikalkulasi, hitung dulu, kalau dapat Rp300 juta saya titip yang Rp150 juta, jangan buat beli mobil biar bisa muter - muter kampung," katanya.



Sumber: AKURAT.CO