Tampilkan postingan dengan label Ledakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ledakan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2019

4 Ruko Hangus Terbakar, 10 Orang Jadi Korban Dalam Ledakan Kuat Yang Terjadi di Medan

Situasi di lokasi pasca ledakan dan kebakaran Jalan Kruing Medan, Sumatera Utara, Kamis(11/4/2019) malam 
| AKURAT.CO/Muhlis

Ledakan kuat yang memicu terjadinya kebakaran, menghanguskan empat ruko di Jalan Kruing, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/4/2019).

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian itu, empat ruko terlihat luluh lantak dan hangus akibat terbakar, 10 orang menjadi korban. Delapan korban mengalami luka serius dan dua orang korban yang masih balita meninggal dunia.

Seorang saksi mata bernama, Anum, yang bekerja di salah satu ruko penjual oleh-oleh yang terdampak ledakan, mengatakan dua temannya mengalami luka serius di bagian muka.

"Tiba-tiba tadi tedengar ledakan, aku gak tahu lagi darimana asalnya. Tapi dua kawanku jadi korban, mukanya nerdarah," ujar Anum kepada wartawan, Jumat (12/4/2019) dini hari. 

Anum menceritakan, sesaat setelah terjadi ledakan, dirinya langsung keluar dan melihat ada kobaran api besar dari sumber ledakan. Kejadian begitu cepat, ia bahkan tidak dapat memastikan, tapi menurutnya sumber ledakan dari lantai 2 terus menghantam depan dan kiri kanan ruko sampai belakang.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang tiba di lokasi membenarkan jumlah korban sebanyak 10 orang akibat ledakan dan kebakaran tersebut. Bahkan dua korban meninggal masih usia balita.

"Jumlah korban ada 10, delapan diantaranya orang dewasa dan saat ini sudah mendapat pertolongan  di Rumah Sakit Royal Prima dan Advent. Sedangkan dua korban yang meninggal berumur 10 dan 2 tahun," ungkap Dadang.

Sementara untuk sumber dan penyebab ledakan, Kombes Dadang menjelaskan masih menunggu hasil dari tim Labfor Polri Cabang Medan.

Sedangkan untuk memastikan lokasi ledakan, pihak Brimob, Basarnas dan Pemadam Kebakaran sedang bekerja. Dari hasil pengecekan menggunakan alat detektor milik pihak PGN, menunjukkan dilingkungan sekitar masih ada gas.

"Penyebab ledakannya nanti kita tunggu hasil dari Tim Labfor Polri Cabang Medan," ungkap Kombes Dadang.

Kapolrestabes mengimbau masyarakat tidak mendekat di lokasi kejadian. Sebab saat ini dilokasi masih dilakukan pengecekan dan sterilisasi. Saat ini, tim masih berupaya untuk masuk ke dalam ruko melalui jalur belakang.

"Untuk asal api dari toko mana juga belum bisa diketahui karena petugas belum bisa masuk ke dalam," jelasnya.

Berikut nama-nama korban akibat ledakan dan kebakaran tersebut:

1. Rahma Efendi, (43), pemilik Sate Kerang Rahmad, Alamat toko Sate Kerang Rahmad Jalan Kruing nomor 3D. Mengalami Luka Bakar pada seluruh bagian Tubuh Korban dan saat ini masih dalam penangan Pihak Rumah Sakit Royal Prima.

2. Nurmala Dewi Istri Dari Rahmad Efendi (37) Alamat Toko Sate Kerang Rahmad Jl.Kruing Nomor 3D. Kondisi luka bakar pada bagian tubuh korban dan saat ini masih dalam penangan medis pihak Rumah Sakit Royal Prima.

3. Tria (24 ), Perempuan, Mengalami Luka di bagian kepala. 

4. Jafier, laki-laki (10 ) ( Meninggal Dunia) 

5 Eren, Laki-laki, (2)  Meninggal Dunia.

6. Forina wati Jl kruing nomor 3C kondisi  rawat jalan.

7. Frasiska Natalia, Jalan kruing nomor 3C dalam kondisi rawat jalan.

8. Natalia Jl kruing nomor 3C kondisi rawat jalan.



Sumber: AKURAT.CO

Selasa, 19 Februari 2019

Terjadi Ledakan di Mall Taman Anggrek, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Ledakan di Mall Taman Anggrek | ISTIMEWA

Ledakan yang terjadi di Mall Taman Angrek menimbulkan kebingungan. Pasalnya penyebab ledakan masih simpang siur. Sebab pernyataan Management Mall Taman Anggrek berbeda dengan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia.

Melalui Kasiop Damkar Jakarta Barat, Rompies Romlih  management memberikan pernyataan bahwa sedang  ada pengerjaan di Food Court lantai 4. Akibat pengerjaan renovasi menyebabkan gas bocor sehingga terjadi ledakan.

Tetapi pernyataan dari pihak Mall dibantah polisi. "Pengerjaan itu ada di luar, jadi tidak ada renovasi," ujar AKP Rensa kepada AKURAT.CO, Rabu (20/2/2019).

Untuk memastikan penyebab ledakan, polisi akan meminta keterangan saksi yang melihat dan mendengar suara ledakan dari sentral pipa gas yang ada di dalam mall tersebut.

"Sekarang lagi dibawa ke Polsek Tanjung Duren. Belum tahu berapa saksi," ungkap dia.

Selain itu, Puslabfor Mabes Polri juga tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. "Nanti statement dari Puslabfor ya," pungkas dia.



Sumber: AKURAT.CO