Tampilkan postingan dengan label Jayapura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jayapura. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Maret 2019

Ada Posko Siluman yang Tidak Salurkan Bantuan Korban Banjir Sentani

Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin | AKURAT.CO/Sudjarwo

Irjen Pol Martuani Sormin selaku Kapolda Papua,  meminta  warga yang hendak memberikan bantuan agar menyalurkannya ke posko resmi yang sudah dibuka sejak bencana banjir bandang melanda wilayah di Kabupaten Jayapura.

Hal tersebut dikarenakan adanya laporan bahwa ada posko penerima bantuan dan pengungsi siluman yang menerima bantuan tapi tidak menyerahkannya ke korban yang benar-benar tertimpa musibah.

“Sudah ada laporan tentang berdirinya posko siluman termasuk pengungsi yang sebetulnya tidak terdampak,” ujar Irjen Pol Sormin seusai memimpin apel pasukan dalam rangka operasi mantap brata di Jayapura, Jumat (22/3/2019).

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini mengatakan, dengan adanya laporan posko siluman serta pengungsi siluman diharapkan instansi atau masyarakat yang hendak memberikan bantuan berhati-hati dan menyalurkannya ke posko-posko yang sudah ada seperti di gunung merah dan beberapa posko lainnya.

"Saat ini tercatat sekitar delapan posko yang ada dan siap menangani bantuan untuk menyalurkannya ke korban banjir bandang penyaluran bantuan untuk korban banjir bandang," tegasnya. 

Banjir bandang melanda Kabupaten Jayapura pada Sabtu (16/3/2019), banjir tersebut telah menyebabkan 104 orang meninggal, 93 orang dilaporkan hilang.

Sementara, sekitar 11 ribuan warga dilaporkan mengungsi ke berbagai wilayah di sekitar Sentani yang dianggap aman.

Banjir bandang itu juga menyebabkan 25 kampung di sekitar danau Sentani terendam air akibat air danau Sentani yang meluap.




Sumber: AKURAT.CO

Jumat, 08 Maret 2019

Kontak Senjata dengan KKB di Papua, 3 Prajurit TNI Gugur

Ilustrasi - Penembakan | AKURAT.CO/Ryan

Dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua pada Kamis(7/3/2019)Tiga orang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala, dilaporkan meninggal dunia.

Mayjen TNI Yoshua Sembiring selaku Pangdam XVII Cenderawasih kepada awak media, membenarkan terjadinya kontak tembak yang menyebabkan tiga prajurit gugur.

"Memang benar ada laporan tentang kontak tembak, namun perkembangannya sejauh mana belum. Silakan hubungi Kapendam karena saat ini (saya) sedang berada di luar Papua," ujar Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Sembiring, Kamis(7/3/2019) malam.

Saat ditanya tentang adanya laporan sembilan KKB tewas dan lima pucuk senjata api yang dibawa KKB berhasil diamankan, Mayjen Sembiring membenarkan, namun untuk lebih lengkap silakan ke Kapendam.

Dari data yang dihimpun terungkap tiga prajurit yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto.

Dalam kontak senjata tersebut dilaporkan sembilan KKB tewas dan lima pucuk senjata api berhasil diamankan.



Sumber: AKURAT.CO